Kamis, 21 Mei 2009

CHRONICLES OF RIDDICKS




Cerita di film ini sedikit mirip dengan Firaun dan Nabi Musa. Ada seorang pemuka/penguasa suatu planet yang berlatar belakang militer, yang suatu hari bermimpi bahwa penghuni dari Planet Furyan akan menjatuhkan tirani kepemimpinannya dan membunuhnya. Karena cemas, sang penguasa berburu ke planet Furyan dan membunuh semua yang ada. Beberapa tahun kemudian, diketahui bahwa ada satu orang yang selamat dari massive murder itu, seorang bernama Riddick, seseorang yang seperti tokoh sentral di setiap cerita action, digambarkan sebagai orang yang sangat kuat, jago berkelahi, unbeatable dan dapat melawan 100 orang sendirian dan membunuh musuh hanya menggunakan cangkir teh =P hehehehe Riddick ditemukan dan ditangkap kemudian diasingkan ke Planet tahanan yang bernama Planet Crimosome (atau apalah gitu, lupa).

Jalan cerita selanjutnya mungkin silahkan baca di official site-nya karena saya tertidur di tengah-tengah film, namun satu hal yang menarik dalam film ini ialah Planet tahanan Crimosome tadi. Film yang mengambil setting antariksa seperti Star Wars ini menggambarkan Planet Crimosome sebagai planet yang mengerikan, bagaimana tidak? Permukaan planet tersebut seperti bongkahan-bongkahan tajam terbuat dari baja, di belahan lain planet ini adalah gurun yang sangat luas, selain itu planet tersebut disinari matahari yang luar biasa panasnya, 700 derajat Fahrenheit pada siang hari dan 300 derajat Fahrenheit pada malam hari. Bisa dibayangkan kan bagaimana sengsaranya? Pada film itu juga digambarkan bahwa saat matahari muncul, mahluk-mahluk harus bersembunyi di balik bebatuan, di dalam gua, dll bila tidak mau mati terbakar! Iyah! Terbakar, betapa mengerikannya.

Keadaan di planet itu membuat saya memandingkannya dengan keadaan planet bumi tercinta. Betapa ternyata Allah Tuhan Semesta Alam sangat Mengasihi dan Menyayangi seluruh mahluk yang ada di bumi dan menyayangi manusia sehingga diturunkan ke bumi bukan ke planet Merkurius yang sangat dekat dengan matahari. Allah menciptakan matahari sebagai sumber kehidupan namun membuatnya bersinar cukup sehingga tidak membuat penghuni bumi terbakar, menciptakan air juga sebagai sumber kehidupan dalam kadar yang cukup sehingga masih terdapat daratan untuk ditempati, menciptakan tanah sebagai tempat berkembang biak, menciptakan angin dengan udara yang sejuk dan sejuta kenikmatan lain yang diberikan oleh Allah SWT yang lupa saya syukuri. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana sengsaranya bila bumi beriklim seperti Planet Crimosome di film Chronicles of Riddick atau manusia diturunkan untuk hidup di planet Merkurius! Tidak ada tumbuhan yang sanggup hidup, tidak ada liburan ke pantai atau ke gunung untuk dinikmati, tidak ada air untuk melegakan tenggorokan, untuk bertahan hidup mungkin sangat susah sekali.

TITANIC


Titanic adalah sebuah film produksi tahun 1997 yang diedarkan oleh Paramount Pictures20th Century Fox. Film ini disutradarai oleh James Cameron. Bisa dikatakan bila film ini merupakan hasil remake dari film berjudul dan bertema serupa buatan tahun 1953 dan

Alur cerita film ini adalah mengenai RMS Titanic yang tenggelam dalam perlayaran perdananya pada awal tahun 1912. Film ini memenangkan 11 Academy Awards yang diselenggarakan pada tanggal 23 Maret 1998. Film ini juga berhasil menjadi film box officenothing on earth could come between them" atau dalam bahasa Indonesia berarti "tiada sesuatu pun di bumi yang sanggup memisahkan mereka". terbesar dalam sejarah perfilman. Kata mutiara terkenal yang disebarkan oleh film ini adalah "




Ternyata di balik gambar Rose DeWitt Bukater mempunyai kisah yang menarik yakni sebuah kisah percintaan dua anak manusia yang tidak lekang dimakan masa. Di kapal naas tersebut, Rose yang diperankan oleh Kate Winslet, sedang dalam perjalanan untuk menikah dengan seorang pengusaha kaya, yang juga sekapal dengannya. Namun dalam pelayaran kapal Titanic yang ingin berusaha memecahkan rekor pelayaran lintas Atlantik, Rose ternyata jatuh cinta kepada seorang pemuda miskin yang bernama Jack Dawson, yang diperankan oleh aktor Leonardo DiCaprio.

Jack, seorang artis dan penumpang kelas tiga mampu menyalakan api cinta dalam Rose sehingga mereka pun terlibat dalam sebuah kisah cinta yang menyentuh hati. Akankah kisah kasih Jack dan Rose berakhir ketika kapal Titanic menghantam sebuah gunung es di laut Arctic ?

Film ini diarahkan oleh sutradara terkenal James Cameron, yang pernah menggemparkan dunia perfilman dengan film Terminator (1984) yang kemudian disusul dengan film "Aliens" (1986). Di tahun 1991, ia membuat sekuel "Terminator", yakni "Terminator II: The Judgement Day" dan berbagai film-film "box office"-nya. Jadi tidak heran kalau tangan dinginnya mampu membuat karya kolosal "Titanic" dengan budget yang luar biasa besar yakni 200 juta dolar Amerika. Lantaran budget yang begitu besar, ia sempat menghadapi keberatan dari studio sehingga James Cameron rela mengorbankan honornya. Ternyata film yang dibuat di berbagai lokasi seperti di Bellmont Olympic Pool, Long Beach, California, dan Halifax, Nova Scotia, Kanada serta lokasi reruntuhan kapal Titanic di Atlantik Utara, berhasil mencetak rekor pendapatan tertinggi di sepanjang masa.

Selain itu, film"Titanic" juga berhasil memperoleh berbagai penghargaan, seperti memborong 11 piala Oscar dari Academy Awards, yakni untuk kategori Best Picture, Best Cinematography, Best Sound, Best Music, Song, Best Music, Original Dramatic Score, Best Film Editing, Best Effect, Visual Effect, Best Effect, Sound Effect, Best Director, Best Art Direction-Set Decoration, dan Best Costume Designs.

NARNIA


FILM yang lagi diminati saat ini adalah film berjudul Narnia. Kenapa sangat digemari? Berikut sekelumit cerita film ini yaitu berawal dari sebuah negeri Narnia yang damai, penuh fantasi, dan menyenangkan terancam hancur jika tidak cepat diselamatkan.

Pangeran Caspian (Ben Barnes) yang berhak atas tahta Narnia pun tak mampu menyelamatkan Narnia dari penindasan Raja Miraz (Sergio Castellitto). Raja Miraz yang berasal dari Telmarine, merupakan paman dari Pangeran Caspian. Dia merebut kekuasaan dengan cara membunuh ayah Pangeran Caspian. Setelah menduduki kekuasaan, kekejaman dan penindasan terhadap rakyat Narnia terjadi.

Suatu hari, Raja Miraz berniat membunuh Pangeran Caspian. Namun, dia berhasil melarikan diri. Praktis, Pangeran Caspian menjadi buruan tentara Telmarine yang siap menangkapnya dalam keadaan hidup atau mati.

Lari dari istana, Caspian bergabung dengan rakyat Narnia yang berniat membalas dendam kepada Miraz. Keadaan berbalik begitu Caspian mengeluarkan terompet ajaib dan membunyikannya. Dia membunyikan untuk memanggil raja-raja dan ratu-ratu Narnia Lama. Melihat kejadian itu, rakyat Narnia baru mempercayai bahwa Caspian berada di pihak mereka.

Tak lama terompet dibunyikan, muncullah Raja Agung Peter (William Moseley), Ratu Susan (Anna Popplewell), Raja Edmund (Skandar Keynes), dan Ratu Lucy (Georgie Henley).

Keempat bersaudara itu bergabung dengan rakyat Narnia dan Pangeran Caspian untuk melawan kejahatan Raja Miraz dan merebut kembali Narnia. Mereka ingin mengembalikan Narnia seperti semula, yakni di mana hewan bisa bicara, tumbuhan bisa menari dan banyak makhluk-makhluk ajaib lainnya hidup dalam kedamaian.

Kedatangan keempat raja dan ratu ini sayangnya belum mampu menandingi kekuasaan Raja Miraz dan menundukkan tentara pasukan. Bahkan, saat Peter mengalahkan Miraz pada adu pedang satu lawan satu pun, kemenangan belum berpihak kepada mereka.

Namun lain ketika Aslan, singa bertubuh raksasa kembali. Pasalnya, Aslan yang memiliki kekuatan luar biasa untuk "menghidupkan" kembali seisi Narnia. Termasuk tumbuhan dan sungai. Lalu, ditunjuk Lucy untuk mencari dan menghadirkan Aslan demi merebut kembali Narnia dari tangan Miraz. Film ini disutradarai Andrew Adamson ini menarik dan imajinatif. Layaknya film fiksi penuh petualangan lainnya. Selain itu, tatanan gambar film ini juga menakjubkan dan membuat mata seakan tidak boleh berkedip

JAWS 2



Hiu memang salah satu hewan laut yang paling menakutkan karena keganasannya yang melegenda. Sebenarnya jika tak diganggu, maka ikan hiu pun tidak akan mengganggu manusia. Tetap saja mitos keganasan hiu selalu asyik diangkat ke layar perak. Ingat saja film legendaris "Jaws" (1975) yang dibesut Steven Spielberg.

Nah, di Indosiar Anda akan menyaksikan sekuel film dari tersebut yaitu "Jaws 2" yang diproduksi tahun 1978. Walau tidak lagi dibesut Spielberg, namun rasanya film hasil arahan sutradara Jeannot Szwarc ini tetap bisa menawarkan ketegangan yang akan membuat bulu kuduk Anda berdiri.

"Jaws 2" ini masih berseting di tempat sama yaitu kota pulau kecil yang menjadi tempat tujuan turis, Amity, bahkan masih memasang tokoh utamanya yang menjadi pahlawan, siapa lagi kalau bukan Kepala Polisi Amity, Martin Brody (Roy Scheider). Setelah serangan hiu putih pembunuh raksasa empat tahun lalu, kini Walikota Larry Vaughn (Murray Hamilton) dan pengembang resor Len Peterson (Joseph Mascolo) membangun sebuah resor baru untuk membangkitkan ekonomi kota itu yang memburuk akibat serangan hiu tersebut.

Sementara itu, dua penyelam yang sedang mengeksplorasi area laut tempat hiu raksasa itu tengelam setelah dibunuh Martin empat tahun sebelumnya, ketika mendadak seekor hiu menyerang mereka. Salah satu penyelam itu tewas namun yang lainnya berhasil memotret mata hiu dari dekat. Kemudian ibu dan anak perempuannya yang sedang berselancar di laut, pun diserang hiu raksasa. Mereka pun tewas. Tak lama kemudian seekor paus ditemukan terdampar di pantai dengan gigitan besar pada tubuhnya.

Ketika Martin melihatnya, ia segera sadar ada seekor hiu putih raksasa lainnya berkeliaran di perairan Amity. Tetapi Vaughn dan Peterson malah menyatakan serangan-serangan itu bukan disebabkan ikann hiu karena tidak mau membuat turis menjauhi resor baru yang dibangun mereka. Akibatnya mereka bisa kehilangan keuntungan besar. Tampaknya Vaughn masihn saja mementingkan uang daripada penduduk yang seharusnya dilindunginya. Tentu saja Martin bereaksi lain.

Ia segera menyiapkan senjata dan peralatannya untuk membunuh hiu raksasa itu. Tak hanya itu, Martin juga memperingatkan kedua putranya agar menjauhi pantai. Orang-orang menganggap ketakutan Martin hanyalah paranoia yang disebabkan trauma empat tahun lalu itu. Puncaknya Martin dipecat Vaughn lantaran menimbulkan kepanikan karena salah melihat bayangan gelap besar di laut sebagai hiu. Ternyata hanyalah rombongan ikan bluefish. Tetapi Martin yakin bahwa hiu raksasa itu ada, bahkan harus berpacu untuk menyelamatkan kedua anaknya lantaran dikejar hiu tersebut.

STUART LITTLE


Stuart Little adalah sebuah film Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 1999. Film yang disutradarai oleh Rob Minkoff ini pemainnya antara lain ialah Michael J. Fox, Hugh Laurie, Geena Davis, dan masih banyak lagi. Tanggal rilisnya pada 17 Desember 1999.

Film sekuel yang kedua di Stuart Little ini ialah Stuart Little 2.


Mengangkat anak adalah sebuah tindakan sangat baik dan berpahala. Tetapi bagaimana jika anak yang diangkat itu ternyata berbentuk tikus putih ? Itulah yang terjadi dalam film "Stuart Little" yang mengadaptasi cerita anak klasik karya penulis E.B. White.

Dalam film produksi tahun 1999 itu, dikisahkan pasangan Mr. dan Mrs. Little (Hugh Laurie dan Geena Davies) memutuskan mengadopsi seorang anak untuk menjadi adik bagi putra mereka, George (Jonathan Lipnicki). Di panti asuhan, ternyata mereka jatuh hati pada Stuart (Disuarakan Michael J. Fox) yang ternyata berbentuk tikus putih.

Mr. dan Mrs. Little memutuskan membawa pulang Stuart yang cerdik dan pandai berbicara ke rumah barunya. George yang merasa senang mendapat adik baru, terkaget-kaget ketika melihat bagaimana sosok Stuart sebenarnya. Kekagetan George berubah menjadi perasaan tidak senang terhadap kehadiran adik angkat itu di rumahnya. Ternyata kucing rumah yang bernama Snowbell (disuarakan Nathan Lane), pun turut membencinya.

Snowbell merasa dipermalukan karena Stuart yang merupakan tikus putih bisa menjadi majikannya. Snowbell ingin menyingkirkan Stuart secara permanen, maka ia merencanakan usaha pembunuhan terhadap majikan barunya yang lebih kecil darinya dengan bekerja sama dengan beberapa kucing gelandangan yang dipimpin oleh kucing galak Smokey (disuarakan Chazz Palminteri). Kini Stuart harus menggunakan segala akalnya untuk menyelamatkan diri dari ulah Snowbell dan konco-konconya.

Bagaimana Snowbell dan komplotannya berusaha menyingkirkan Stuart ? Akankah Stuart akhirnya diterima tanpa hambatan lagi di rumah keluarga Little ? Saksikanlah Sinema Spesial "Stuart Little" pada hari Jumat (22/04), pukul 06.30 WIB di Indosiar.


Masih ingat sosok tikus putih bernama Stuart Little ( pengisi suata oleh Michael J.Fox )yang pintar ini? Karena ramah dan bersahabat , ia pun diadopsi oleh keluarga manusia yang tinggal di dekat Central Park di sebuah sudut kota New York.Sekuel ini sengaja dihadirkan karena kesuksesan film pertama yang menjadi blockbuster. Sang ibu angkat ( Geena Davis ) sangat over protektif terhadap Stuart. Mungkin dikarenakan ukuran tubuh Stuart yang sangat mungil. Hingga tak ingin terjadi apa - apa pada diri Stuart. Padahal Stuart sedang senang - senangnya berpetualang dan mencoba segala jenis olah raga yang termasuk berbahaya untuk seukuran Stuart, mulai bola kaki, skateboards, pesawat terbang. Ibu Stuart hanya mengijinkan Stuart mengendarai mobil mini untuk ke sekolah. Itu sajaSementara itu, George saudra Stuart , mulai acuh tak acuh pada Stuart, karena ia juga sudah mulai memiliki kesibukan sendiri, bermain dengan teman sebayanya. Stuart pun mulai kesepian -- tak ada teman berbicara maupun bermain. Hingga suatu hari, seekor burung mungil jatuh pingsan ke dalam mobil Stuart saat pulang sekolah. Sambil berusaha menolong Margalo (Melanie Griffith) - nama burung mungil itu. Stuart harus lari dari kejaran burung Valcon ( James Woods) yang ternyata mengejar Margalo.Mulailah petualangan Stuart dimulai sejak kedatangan Margalo, yang menghiasi harinya yang sepi. Stuart mulai menemukan artinya persahabatan --- hingga suatu waktu kedok Margalo terbuka dan Stuart merasa dikhianati. Namun sebuah persahabatan sejati memang diuji dengan segala kemungkinan. Di sini pula Stuart menyadari bahwa Snowbell , kucing milik keluarga Little juga menyayanginya. Hanya saja dengan cara yang berbeda. Kejadian yang dialami Stuart kali ini menunjukkan pada kita bahwa di balik ketidakacuhan setiap keluarga masih terikat kuat hubungan cinta. Jangan lupa ajak keponakan, adik , keluarga anda menontonnya

THE SCORPION KING



Setelah mampu mencuri perhatian lewat penampilannya dalam The Mummy Returns. Juara WWF, The Rock kembali diajak untuk bermain dalam peran yang sama. Cuma bedanya, ia ditokohkan sebagai hero yang hendak menjatuhkan sang raja lalim.

Memang benar, film ini dapat dianggap sebagai awal sejarah munculnya Scorpion King yang sempat diperkenalkan dalam The Mummy Returns. Dimana sebelum menjadi raja, Scorpion King adalah seorang pemburu bayaran bernama Mathayus (The Rock) dari suku Akkardian yang menerima tantangan dari beberapa suku dijaman itu, untuk membunuh raja yang kejam, Memnon (Steve Brand). Namun untuk menaklukan dan membunuh Memnon. Terlebih dahulu Mathayus harus membunuh otak dibalik kesuksesan Memnon, yaitu Penyihir Cassandra (Kelly Hu).

Tanpa menunggu lama, Mathayus pun pergi bersama teman dan adiknya ke tenda Memnon. Ketika penyerangan hendak berlangsung, ternyata mereka hanya masuk dalam perangkap Memnon. Hingga Mathyus sempat disekap, tapi untung dapat lolos juga dari jurang maut Memnon. Pemburuan pun masih berlanjut, dan kali ini Mathayus sendiri yang langsung menuju markas besar Memnon.

Walau cukup sulit masuk dalam istana Memnon. Tapi serangan Mathayus hampir saja berhasil. Kalau tidak diganggu oleh kejadian kecil, yang membuatnya harus memilih antara menolong atau membunuh Memnon. Rencana pembunuhan yang gagal itu, membuat Mathayus harus mencoba lolos lagi dari pengejaran pasukan Memnon yang terkenal ganas. Dalam usahanya untuk meloloskan diri, justru tanpa sengaja Mathayus masuk ke kamar Cassandra, dan langsung menjadikannya sandera untuk meloloskan diri.

Berita kehilangan Cassandra, tentu saja membuat Memnon marah. Dan Mathayus tahu, kalau ia akan diburu oleh pasukan Memnon, yang telah dipersiapkan senjata khusus untuk membunuh Mathayus berupa panah beracun bisa scorpion-disinilah julukan Scorpion King nanti akan dimiliki oleh Mathayus-.

Serangan ditengah badai untuk mengalahkan Pasukan Memnon, mampu dilakukan oleh Mathayus. Meski kemenangan dapat diraih, tetap saja Mathayus tak mampu mengelak tusukan panah beracun tersebut. Yang membuatnya harus melawan dewa maut. Tapi berkat magic Cassandra-yang telah berpihak pada Mathayus-, nyawa Mathayus tertolong juga.

Perjalanan pun tidak hanya sampai disitu. Cassandra telah meramalkan akan terjadi kegagalan Mathayus berikutnya. Mathayus malah tetap merasa yakin, akan kemenangannya. Dapatkah Mathayus melawan takdirnya ?

Rabu, 20 Mei 2009

CONSTANTINE





Constantine
adalah film Amerika Serikat tahun 2005 yang berdasarkan buku komik Hellblazer, dengan beberapa elemen cerita diambil dari "Dangerous Habits" (nomor 41-46). Film ini dirilis pada tanggal 8 Februari 2005 di Hong Kong, dan pada tanggal 18 Februari 2005 di Amerika Serikat dan Kanada.

aktor

Keanu Reeves :John Constantine
Rachel Weisz :Angela Dodson
Isabel Dodson
Shia LaBeouf :Chaz Kramer
Djimon Hounsou :Papa Midnite
Max Baker :Beeman
Pruitt Taylor Vince :Father Hennessy
Gavin Rossdale :Balthazar
Tilda Swinton :Gabriel
Peter Stormare :Satan
Jesse Ramirez :Scavenger


John Constantine (10 Mei 1953 di Liverpool, Inggris) adalah karakter prontagonis fiksi pada serial komik Hellblazer. Karakter ini muncul pertama kalinya pada komik Swamp Thing #37, yang ditulis oleh Alan Moore. Ia juga muncul pada The Books of Magic, dan muncul pada beberapa komik DC dan Vertigo Comics.